banner 728x250

Brigjend Pol Tagam Sinaga : “Pecandu Dan Mantan Pecandu Tak Perlu Takut Datang Untuk di Rehabilitasi

judul gambar

JAKARTA, MEDIATRANSPARANCY – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Brigjen Pol Tagam Sinaga ketika di jumpai tim mediatransparancy.com dan juga LSM Gracia di kantor BNNP DKI Jakarta di jalan Tanah Abang II No 102 Kel Cideng Kec Gambir Jakarta Pusat pada Jumat 10 Juli 2020 membahas minimnya masyarakat khususnya para pecandu dan mantan pecandu dalam melakukan rehabilitasi.

judul gambar

Minimnya tersebut di katakan oleh Tagam pada mediatransparancy.com “Masyarakat masih banyak yang belum mengerti masalah rehabilitasi dan kemungkinan juga masyarakat merasa ketakutan untuk membawa keluarganya yang telah menyalahgunakan narkoba untuk di lakukan rehabilitasi”.

“Masyarakat tak perlu takut untuk membawa keluarganya sebagai pecandu narkoba untuk dilakukan rehabilitasi di BNNP Jakarta. Selain gratis rehabilitasinya, BNNP Jakarta pun akan melakukan terapi sosial”, Tambah Tagam kepada mediatransparancy.com.

Sementara itu juga menurut keterangan Dr. Wahyu Wulandari sekaligus Kepala Rehabilitasi BNNP DKI Jakarta mengatakan “Dalam menjalani rehabilitasi medis, pecandu akan mengikuti proses detoks atau pengeluaran racun-racun dari tubuh, selain itu juga Proses detoks, menurut dr Wahyu, adalah tahapan standar yang wajib dijalani oleh pecandu rawat inap di fasilitas rehabilitasi BNNP Jakarta”.

“Proses rehabilitasi medis, pecandu juga akan menjalani terapi sosial, karena yang bermasalah bukan cuma badannya tetapi juga pola pikir, gaya hidup, dan relasinya dengan keluarga juga masyarakat,” Ungkap Dr. Wahyu.

Dalam upaya memberantas Narkoba di DKI Jakarta, BNNP Jakarta akan terus melakukan tindakan tegas khususnya bagi para pengedar narkoba yang melawan petugas BNNP Jakarta. Ironisnya lagi data yang dimiliki Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dimana pengguna aktif Narkoba jenis Sabu di Jakarta mencapai 260.000 orang dan sekitar 52 kilogram per hari jika satu gram Sabu-Sabu dikonsumsi empat sampai lima orang satu kali pakai.

Sementara itu juga Hisar Sihotang sekaligus ketua LSM Gracia (Gerakan Cinta Indonesia) mengatakan “Narkoba saat ini belum bisa dimusnahkan, tetapi kita sebagai warga negara Indonesia dan juga Pemerintah Indonesian harus bisa menyelamatkan warganya dari penyalahgunaan narkoba khususnya kita selamatkan anak bangsa”.

“Jangan sampai tertangkap dulu oleh aparat baru minta di rehabilitasi, tetapi pihak keluarga segeralah pecandu teraebut untuk di rehabilitasi”, Tambah Hisar Sihotang ketua LSM Gracia.

Selain itu juga di tambahkan oleh Hisar bahwa keluarga jangan malu atau takut jika ada keluarganya sebagai pecandu narkoba, karena mereka pecandu tersebut adalah korban.

Penulis : Aloysius

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *