KAB SAMOSIR, MEDIA TRANSPARANCY – Saya tau hati anda selama ini terkekang”,ibarat paku harus dipalu setiap saat kapanpun pemilik mau,”terlepas anda tidak bisa dipecat secara institusi negara, namun diatas semua itu tak dapat kita pungkiri bahwa kekuasaan “Raja” kecil daerah ini memiliki kekuatan mutlak dalam menentukan, yang katanya kebijakan atau bahasa penyegaran (dilingkungan Birokrasi-red) kerab diterdengarkan di masyarakat awam.
Iya kamu, kamu yang disana, dengar baik-baik ini kesempatanmu, tunjukkan kebenaran tunjukkan kamu mampu melawan kemajemukan selama ini kamu râsakan, lihat dirimu kamu manusia terpelajar, keringat orangtuamu telah habis membuat dirimu menjadi orang berguna bagi nusa dan bangsa ini, sudah banyak korban karena atas kewenangan yang semu itu.
Disini saya (penulis) kadang berpikir Objektif namun orang-orang diluar sana sering bertanya “kok kamu sekarang tidak kritis lagi, bahkan sudah kurang aktif menulis ujar mereka tanpa basa-basi”, hal ini buat saya sebenarnya masukan yang realistis bukan”, tapi mereka tidak tau isi hatiku,”.
Sebenarnya bahwa kalian hanya sebagai objek berita saja yang menjadi korban dari bejatnya kekuasaan ini, moral keluarga taruhannya, bila kita telisik mendalam.
Pernahkah anda memikirkan bahwa saya sadar (Curhat ini) ketika saya sangat kritis, harus mampu dampak Multiefek bahwa anda hanya menjadi korban?. Disini saya yakini anda juga sependapat dengan saya.
Disini anggaplah sebuah ilustrasi atau Contoh saja,” sebaik apapun anda bekerja pasti tidak akan sempurna, boleh percaya, boleh tidak, tapi aku yakin hanya Tuhan yang tahu.
Melalui tulisan ini Saya titipkan pesan moral bagi anda semua, pilihlah yang terbaik, yang dapat menjadi Bapak yang mendukung kẹnerjamu dan Bapak Pengayom bila kamu Salah, ini dapat teruwujud dengan baik maka pilihanlah calon Pemimpin yang bisa membawa Perubahan untuk Daerah ini.
Akhir kata saya sampaikan, berpikirlah secara objektif tanpa ada rasa takut, tunjukkan kamu punya hak pilih, jangan ragu demi perubahan samosir yang lebih baik, Salam Demokrasi.
Catatan:Hatoguan Sitanggang(Pengamat Pinggiran).