JAKARTA, MEDIA TRANSPARANCY – Manajemen Jakarta International Container Terminal (JICT) memberikan keterangan resmi terkait pemberitaan yang beredar bahwa ada kru kapal asing yang bersandar di dermaga JICT dibawa ke rumah sakit karena mengalami demam dan diduga terpapar virus corona, Jumat (6/3/2020).
Keterangan itu diakui oleh Dirut JICT, Gunta Prabawa kepada mediatransparancy.com, pada Sabtu (7/3/2020) di Jakarta.
Pada keterangannya, Gunta mengatakan, saat ini yang bersangkutan (nakhoda) telah diperiksa di Rumah Sakit Port Medical Center, dan dinyatakan dalam kondisi baik dan normal. Belum ada bukti bahwa yang bersangkutan terpapar virus Corona.
Kru kapal yang dibawa ke rumah sakit merupakan kapten kapal pengganti yang akan mulai bertugas di kapal pada hari ini. Beliau bukan kapten kapal yang membawa kapal masuk ke Indonesia, dan sebelum masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok beliau datang ke Indonesia dengan menaiki pesawat dalam keadaan sehat.
Baca juga: Kru Kapal CMA CGM di Pelabuhan Tanjung Priok Diduga Terpapar Virus Corona, Benar atau Tidak ??
“Saat ini kondisi di Dermaga JICT dalam keadaan normal dan kondusif. Seluruh pekerja kapal seperti tallyman dan TKBM sudah kembali bekerja seperti biasa,” demikian keterangan manjemen JICT yang sudah dipertegas Gunta.
Pelayanan kapal yang sempat terhenti karena adanya pemeriksaan, telah kembali bekerja sejak pukul 16.00 dan akan selesai bekerja pada pukul 22.00 malam ini (kemarin) dan dapat meninggalkan JICT karena sudah mendapat SIB atau Surat Ijin Berlayar.
“Seluruh prosedur terus dijalankan, termasuk tidak mengijinkan kru kapal untuk turun ke pelabuhan setelah kapal sandar.
Dan seluruh petugas telah dilengkapi dengan sarung tangan dan masker pelindung. JICT akan terus berkoordinasi dengan seluruh institusi dan instansi terkait agar situasi tetap kondusif,” tuturnya.
Gunta juga memohon kepada seluruh pihak untuk tetap tenang dan perlu waspada namun tidak panik. Tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, dan yang paling penting tidak menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan.
Sebelumnya, telah beredar informasi melalui percakapan di aplikasi WhatsApp yang memuat foto, video beserta penjelasannya. Informasi itu menyebut bahwa seorang nakhoda yang merupakan kru kapal perusahaan pelayaran CMA CGM diduga terpapar Virus Corona, pada Jumat (6/3/2020).
Terkait informasi yang beredar tersebut, masih pada hari yang sama, pihak Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, manajemen CMA CGM Indonesia dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Pelabuhan Tanjung Priok senada menyatakan bahwa informasi yang menyebut seorang nakhoda kru kapal perusahaan pelayaran CMA CGM yang bersandar di JICT adalah tidak benar.
Untuk diketahui, di dalam video berdurasi 38 detik tersebut, petugas kesehatan yang menggunakan mobil ambulance berplat nomor B 1030 JHX menyemprotkan cairan disinfektan kepada 4 orang yang diduga merupakan kru kapal CMA CGM Virginia Valletta yang bersandar di dermaga JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Namun, dari semua keterangan tersebut, Ditjen Hubla, KKP Tanjung Priok dan pihak manajemen CMA CGM Indonesia ditambah keterangan dari manajemen JICT, hanya menyebut satu orang yakni nakhoda kapal dan tidak menyebutkan namanya.
Padahal, dalam video ada 4 orang yang diduga sebagai kru kapal termasuk nakhodanya. Ditanya mengenai hal ini, baik KKP Tanjung Priok dan CMA CGM Indonesia enggan menjelaskan siapa nama keempat orang itu dan apa jabatan ketiga orang itu, hingga berita ini diturunkan.
Penulis: MT1